inilah 10 Pernyataan Ridwan Kamil Soal Pembubaran KKR Natal 2016 Di Sabuga

Berita hari ini ada peristiwa yang sangat tidak kita inginkan yaitu adanya Gempa Bumi di Pidie Jaya Nangroe Aceh dan sampai saat ini sudah ada lebih 52 korban dan juga ada sakit ringan dan berat.

Lalu ada kabar dari Kota Bandung Dan Sungguh kita menyesalkan kehadiran dan intimidasi ormas keagamaan pada Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung pada Selasa, 6 Desember 2016, atas kejadian itu  Ridwan Kamil Atau biasa dipanggil kang emil Melalui akun facebooknya membuat pernyataan seperti berikut ini

Menyikapi permasalahan kegiatan tambahan kebaktian KKR yang terkendala di Sabuga, hari Selasa kemarin 6 Desember 2016.

Kemarin Saya pribadi sedang berada di Jakarta saat proses koordinasi kegiatan ini, sehingga mendisposisi koordinasi kepada Badan Kesbangpol sesuai urusan dan tugasnya.

Setelah ditelusuri, dengan ini saya menyampaikan beberapa hal:

1. Hak beribadah adalah hak fundamental warga Indonesia yang dijamin oleh Pancasila dan UUD 1945.

2. Warga Bandung adalah warga yang cinta damai, toleran dan hidup sehari-hari dalam landasan Pancasila.
3. Menyesalkan terjadinya kendala dalam beribadah karena dinamika koordinasi.

4. Menyesalkan kehadiran dan intimdasi Ormas keagamaan yang tidak pada tempatnya dan tidak sesuai dengan peraturan dan semangat Bhineka Tunggal Ika.

5. Selama sifatnya insidentil, tidak ada masalah dengan kegiatan keagamaan yang menggunakan bangunan publik seperti gedung Sabuga.

6. Kegiatan KKR ini adalah kegiatan level provinsi, karenanya surat rekomendasi kegiatan datang dari Kemenag Prov Jawa Barat.

7. Dalam proses koordinasi, Panitia KKR menyepakati bahwa kegiatan ibadah di Sabuga hanya akan berlangsung siang hari, dan BERHASIL dilaksanakan pukul 13.00-16.00.

8. Menyesalkan miskoordinasi antara panitia dan pihak aparat dalam pengamanan kegiatan ini ketika panitia berkeinginan untuk melaksanakan tambahan acara di malam hari, yang berbeda dengan surat kesepakatan.

9. Pemkot Bandung bersama Panitia KKR, akan mengupayakan waktu dan tempat pengganti, agar umat Kristiani yang semalam terkendala bisa melaksanakan kegiatan ibadah Natal sebaik-baiknya.

10. Pemkot Bandung memohon maaf atas ketidaknyamanan dan Semoga di masa depan koordinasi kegiatan ini bisa dilakukan dengan lebih baik oleh semua pihak.

Hatur Nuhun. sumber Ridwan Kamil facebook fans page
Demikianlah Artikel Review Dari admin, Semoga Berguna Dan Ada Manfaat, Sekian Terimakasih. Berita kompas, Fakta Unik liputan6, web sheath
SHARE
loading...
    Blogger Comment
    Facebook Comment