Kamis, 15 September 2016

Apa yang akan dilakukan oleh Anda jika Anda berpikir bahwa seumur hidup Anda sudah berbuat banyak untuk orang lain? Pendidikan yang tinggi yang pernah Anda dapat seolah Berlahan semua pupus dan sirna sehingga menjadi tak berguna jika Anda sudah berpikir demikian?

Hati-hatilah! Apapun yang akan dan telah Anda lakukan akan menjadi serba salah karena Anda takut mengecewakan orang lain.

Setelah mengemban tugas selama puluhan tahun menjadi ibu rumah tangga yang baik bagi keluarga, seorang wanita akan berpikir apa yang akan dilakukan ketika anaknya telah dewasa dan mandiri?
Begini Krisis ibu Rumah Tangga, Sebagai Anak Wajib Baca ini

Ketika Anda sudah menyatakan dirinya tidak tahu apa yang akan diperbuatnya, maka kebingungan dan kesepian akan segera menghantui perasaan Anda.

Masuk akal jika Anda merasa tersesat saat itu karena Anda sedang melalui masa transisi besar selagi anak Anda meninggalkan rumah.

Ketika hal ini terjadi, hidup Anda tidak lagi berkisar di sekeliling mereka, tetapi Anda perlu menemukan pusat lainnya. Ada baiknya Anda kini mulai memikirkan diri Anda sendiri.

Ini tidak berarti mengabaikan suami atau anak-anak Anda atau mengeluarkan mereka sama sekali dari orbit Anda. Tetapi, itu berarti mencari apa yang Anda inginkan dan Anda sukai. Lakukan saja segala hal ke arah yang Anda sukai dan gerakkan kegiatan Anda ke arah itu dalam kecepatan yang nyaman bagi Anda.

Anda tidak perlu membuat keputusan mutlak mengenai sisa jalan hidup Anda sekarang juga, walau jika tiap orang bertanya apa yang Anda akan lakukan. Putuskan saja apa yang hendak Anda lakukan hari ini, besok atau minggu depan. Apakah ada hal-hal yang Anda ingin lakukan jika Anda punya waktu untuk itu?

Hobi atau bakat yang Anda kesampingkan saat anak-anak lahir dan tidak pernah dilakukan lagi? Kursus yang ingin Anda ambil? Atau sesuatu yang Anda terus lakukan selama tahun-tahun Anda mengurus rumah, tetapi mungkin perlu diperdalam atau diperluas seperti berkebun, memasak atau menjahit?

Apakah Anda mendapat pekerjaan atau tidak itu terserah Anda dan suami Anda. Pekerjaan yang berarti tak terpisahkan dengan diri yang sehat tetapi itu tidak berarti pekerjaan itu harus dibayar. Jelas tahun-tahun Anda sebagai orangtua dan pengurus rumahtangga mempunyai makna besar walau Anda tidak mendapat upah.

Jadi pekerjaan yang berarti bisa jadi pekerjaan sukarela, atau seni, atau lainnya. Perlu Anda ingat pernyataan seorang psikolog dunia mengatakan bahwa dua tugas penting manusia adalah untuk mencintai dan bekerja dan Bekerja keraslah untuk menjadi baik, dan bekerja lah lebih keras agar menjadi yang terbaik serta Kerja keras adalah hal yang penting. Tetapi masih ada sesuatu yang lebih penting, yaitu percaya pada dirimu sendiri

Melangkahlah di jalan Anda satu-persatu, dengarkan hati Anda menuntun Anda. Dengan menghargai kebutuhan-kebutuhan dan proses pribadi Anda dan bereksperimen dengan pilihan-pilihan berbeda untuk pekerjaan dan kesenangan, Anda akan menemukan dimana tempat Anda. Atau dimana lagi tempat Anda, karena Anda selalu akan menjadi ibu. Anda hanya memperluas dan menambah peran Anda.

Dan Sebagai anak ( laki-laki / perempuan ) selayaknya tahu juga betapa berat pengorbanan seorang ibu selama ini, maka selayaknya selalu patuh dan tidakmenyakii hati ibunda-nya.

Demikianlahinilah Perasaan Krisis ibu Rumah Tangga, Sebagai Anak Wajib Baca ini, Sekian Terimakasih, Luangkan Waktu Anda Juga Untuk Baca Postingan yang lain Yaitu 10 Olahraga ini Lagi Trend Dan Di Gemari Perempuan / Wanita Karir
Title : inilah Perasaan Krisis ibu Rumah Tangga, Sebagai Anak Wajib Baca ini
Posted by : Risky Adiru Rating 5 Star Published : 2016-09-15T19:27:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...