Jumat, 02 September 2016

Pelaut Online - Selayaknya kalau kita ingin bekerja dengan tenang harus bekerja pada perusahaan yang menerapkan peraturan dengan perjanjian kerja laut atau di singkat PKL agar di selama kita bekerja kita tahu hak hak dan kewajiban kita yang sudah kita setujui dengan kedua belah pihak.

Perjanjian kerja laut membuat kita merasa aman kalau ada hal yang kira kira merugikan kita ,sehingga kita bisa menuntut apa yang seharusnya kita terima di dalam perjanjian kerja laut.
Pengertian Perjanjian Kerja Laut Atau PKL Bagi Pelaut

PKL
Suatu perjanjian /pesetujuan antara pelaut dan pengusaha kapal dalam sistim kerja yang telah di tentukan.

PROSUDUR PKL
1.ada pihak pelaut dan pengusaha.
2.Ditanda tangani ke 2 belah pihak
3.Di tanda tangani/disahkan syahbandar
4.Tidak di pungut bayaran

AKHIR PKL DNGAN WAJAR
1.masa pkl berakhir
2.Meningal dunia
3.Persetujuan 2 pihak
4.Perjanjian tidak sah
5.Salah 1 pihak tidak setuju selama percobaan
6.perusahaan likuidasi

ISI PKL

  • Nama pelaut
  • Umur/tgl lahir
  • Jabatan
  • Nama kapal untuk bekerja
  • Priode/waktu
  • Gaji/upah
  • Peraturan dan kewajiban pihak,tanda tangan ke2 pihak nama syahbandar yg ikut menyaksikan

Tanggal di buat

MACAM2 SURAT KPL
Surat laut,ukur,sertipikat garis muat,penumpang,keselamatan dan konsetruktur barang,keselamatan radio,mtikus,lope sertipikat,oil book record dan look book

PKL KOLEKTIP ADALAH
Kesepakatan kerja bersama antara serikat pekerja dengan pengusaha

KARANTINA ADALAH
Suatu kondisi barang atau kapal/makhluk hidup dan tumbuhan  yang terjangkit suatu penyakit yang berbahaya dan menular dan diambil tindakan yaitu pengurungan.

TINDAKAN KARANTINA
Ialah suatu tindakan2 terhadap kapal beserta isinya dan daerah pelabuhan untuk mencegah penjangkitan dan penjalaran penyakit karantina

MASA TUNASNYA ADALAH DAN NAMA PENYAKIT KARANTINANYA.
1.pes 6 hari
2.kolera 5 hari
3.demam kuning 6hr
4.cacar  14 hari
5.tifus bercak wahabi 6 hari
6.demam balik balik 8 hari

MARINE NOTE OF SEA PROTEST
Adalah surat protes dalam dunia pelayaran,terutama masalah muatan/kapal/kecelakaan.

YANG DI CATAT DALAM BUKU HARIAN KAPAL
1.saat buka/tutup pintu kedap air, tingkap-tingkap dan lain-lain.
2.Latihan sekoci/kebakaran dan alasan tidak dilakukan latihan.
3.Keadaan sumber tenaga darurat.
4.Alasan mengapa tidak menolong setelah terima isyarat darurat.
5.Sarat kapal saat ditolak.
6.Nama nahkoda, perwira dan setiap mutasi yang terjadi.
7.Kelahiran,kematian awak.

PERBEDAAN CRWLIST DAN SIJIL AWAK KAPAL

CREWLIST = hanya berlaku sekali pakai yaitu saat kapal memasuki pelabuhan.sijil awak kapal berlaku terus.sepanjang tidak ada alas an mengugurkanya.
CREWLIST =dibuat dan di tandatangani nakhoda setiap kali masuk pelabuhan.sijil awak kapal di tanda tangani oleh syahbandar.

LAMBUNG TIMBUL KAPAL/Merkah Kambangan/Plimsol Mark

S  = Musim panas
W  = Musim Dingin
WNA = Musim Dingin Atlantik Utara
T  = Daerah Tropis
FW = Daerah Air Tawar
TFW = Daerah Air Tawar di tempat Tropis

Maksud dan tujuan Pendaftaran kapal ialah
untuk mendapatkan Tanda Kebangsaan dan Surat Laut atau Surat Pas Kapal.
Kapal yang belum didaftarkan dalam register kapal tidak mungkin mendapat suatu bukti kebangsaan.
Tanda bukti kebangsaan berupa Surat laut atau Pas Kapal itu penting karena dengan mengibarkan bendera kebangsaan dapat diketahui kebangsaan dari kapal yang bersangkutan.

 Manfaat dan atau kekuatan dari Bukti Kebangsaan Kapal (Surat laut atau Pas Kapal) adalah :

A. Sebagai kekuatan hukum didalam Negara Indonesia, artinya :
1.Bahwa kapal sudah didaftarkan dalam register kapal
2.Bahwa kapal itu bukan kapal asing, melainkan kapal Indonesia yang tunduk pada hukum Negara Indonesia

B. Sebagai kekuatan hukum diluar negara Indonesia, meliputi :
1.Bahwa pada saat kapal berada di wilayah teritorial negara lain, diatas kapal itu tetap merupakan wilayah Kedaulatan negara Republik Indonesia,

Jadi dapat disimpulkan bahwa kapal diberi surat Ukur setelah diadakan pengukuran oleh Juru Ukur, kemudian kapal didaftarkan untuk memperoleh tanda Pendaftaran Kapal. Setelah itu diberikan Bukti Kebangsaan berupa

Ada beberapa hal yang penting perlu diketahui mengapa banyak kapal yang mencari bendera kemudahan itu dikarenakan :
1.Pemilik kapal dengan sengaja menghindari Pajak Nasional
2.Menghindari peraturan-peraturan keselamatan pelayaran
3.Menghindari adanya standar Pelatihan dan sertifikasi untuk para pelaut
4.Menghindari peranan Organisasi Pelaut dalam melindungi tenaga kerja Pelaut
5.Membayar Upah Pelaut dibawah standar ITF (International Transport workers Federation)

Sertifikat Garis Muat kapal atau Load Line Certificate Adalah

suatu sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Negara Kebangsaan kapal, berdasarkan Perjanjian Internasional (monvensi) tentang garis muat dan lambung timbul (free board) yang memberikan pembatasan garis muat untuk tiap-tiap musim atau daerah atau jenis perairan dimana kapal berlayar.

Maksud dan Tujuan dari setifikat garis muat itu adalah
agar kapal tidak dimuati lebih dari garis muat yang diijinkan sehingga kapal tetap memiliki daya aping cadangan ( reserve of buoyance).

Mungkin itulah Artikel Berita Hari ini dan terimakasih telah baca postingan Pengertian Perjanjian Kerja Laut Atau PKL Bagi Pelaut, dikutip dari berbagai sumber  lowongan Keja pelaut terbaru 2016 pelaut.dephub.go.id Indonesian Seafarer Database sertifikat pelaut pertamina
Title : Pengertian Perjanjian Kerja Laut Atau PKL Bagi Pelaut
Posted by : Risky Adiru Rating 5 Star Published : 2016-09-02T11:38:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...