Jumat, 23 September 2016

Binaraga merupakan suatu olahraga yang membesarkan otot bisep, melebarkan pembuluh darah, dan olahraga yang latihannya harus dilakukan tiada henti. Bagi banyak orang, wanita yang melakukan binaraga mungkin akan dipandang aneh, dijadikan bahan pembicaraan, atau bahkan hinaan.

Wanita yang menekuni binaraga akan menghabiskan waktu berjam-jam berlatih dengan beban besi dan juga banyak mengeluarkan uang untuk tampil selama 60 detik. Pada saat latihan, olahraga ini juga menghabiskan begitu banyak sumber daya, menimbulkan obsesi dan berbahaya.

Pada awalnya, mungkin tidak pernah terlintas dalam pemikiran para wanita bahwa mereka melakukan binaraga untuk sekedar mengembalikan kondisi tubuh seperti semula sebelum melahirkan. Namun, apa yang dimulai sebagai sebuah rencana olahraga lugu, dengan cepat berubah menjadi sebuah obsesi seiring dengan semakin tenggelamnya mereka dalam binaraga.


Hal ini bisa kebalikan dari anoreksia, di mana binaraga sudah menjadi suatu keharusan, obsesi dan Anda tidak pernah merasa puas olehnya. Entah bagaimana binaraga bisa menjadi suatu kecanduan, mungkin sama halnya dengan seorang alko+holik.

Bagi para atlet, suatu kemenangan itu bisa menjadi suatu keharusan sehingga obsesi untuk menang bisa membuatnya terlibat dalam penggunaan obat-obatan dengan mencampurkan obat-obatan steroid dan diuretik.

Banyak wanita binaraga yang mencampur kombinasi-kombinasi berbahaya dari insulin, diuretik, hormon pertumbuhan manusia, penghambat beta, dan obat-obatan anti penurunan kondisi tubuh akibat HIV. Bahkan sepertinya, untuk menjadi seorang binaraga profesional, Anda harus menjadi seorang ahli kimia karena harus tahu apa yang harus di campur dan mana yang tidak.

Contohnya Testosteron. Testoteron bisa menimbulkan ciri-ciri pria pada tubuh wanita dan hal itu tentu saja mengganggu. Dengan perubahan pada wajah yang menjadi berbulu, suara menjadi lebih berat, dada dan punggung mulai tumbuh bulu, bahkan kli+toris seorang wanita dapat tumbuh menjadi seperti calon penis.

Awalnya, mungkin tidak dirasakan oleh para wanita ini tapi jika disadari mereka akan tampak seperti mahkluk mengerikan dan menakutkan. Banyak juga wanita yang mengkonsumsi steroid untuk jangka waktu terlalu lama yang tidak dapat menghilangkan bulu-bulu di wajah dan suara berat mereka bahkan mungkin mengalami kesulitan hamil.

Sebenarnya orang-orang industri mengetahui apa yang terjadi, namun olahraga ini enggan melakukan uji penggunaan obat secara lebih ketat pada para atlet binaraga karena tubuh-tubuh besar ini menghasilkan banyak uang.

Sandy Ranalli dari National Physique Committee, sebuah organisasi bagi bidang binaraga dan kebugaran mengatakan bahwa pengujian obat memerlukan biaya yang sangat mahal. Ditambahkan Ranalli bahwa ada steroid dalam setiap olahraga namun bukan berarti bahwa kita tidak dapat bersaing tanpa menggunakan steroid.

Demikianlah inilah Alasan Kenapa Wanita Mau Terjun Menjadi Binaragawati ?, Sekian Terimakasih Berita kompas, Fakta Unik liputan6, web sheath
Title : inilah Alasan Kenapa Wanita Mau Terjun Menjadi Binaragawati ?
Posted by : Risky Adiru Rating 5 Star Published : 2016-09-23T23:44:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...