Kamis, 04 Agustus 2016

KUAKAP.COM -Buat apa sih pakai acara periksa-periksa laboratorium segala. Memangnya dokter tidak bisa mengatakan sesuatu yang tidak beres pada anak saya hanya dengan memeriksanya? Periksa laboratorium kan mahal.

Seringkali, dengan menanyakan riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik, seorang dokter dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mengevaluasi keadaan seorang anak atau mengetahui penyebab penyakit. Para dokter telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mempelajari pertanyaan apa yang penting untuk ditanyakan dan apa arti dari setiap jawaban.

Bila seorang anak yang sakit dibawa untuk berobat, si dokter mungkin akan menanyakan kapan penyakitnya dimulai, apa gejala-gejala awalnya, bagaimana gejala tadi berubah sejalan dengan waktu, dan belasan pertanyaan khusus lainnya yang akan menjelaskan penyebab penyakitnya.
Kenapa Dokter Meminta Pemeriksaan Ke Laboratorium ?

Pemeriksaan fisik merupakan petunjuk yang berharga
Sebagai contoh, hal pertama yang dilakukan dokter untuk mengevaluasi fungsi pernapasan adalah dengan memperhatikan pasien selama beberapa saat. Observasi terlatih seperti itu akan memberikan informasi penting mengenai pola pernapasan, tenaga yang dipergunakan, warna kulit serta bantalan kuku dan lain-lain. Beberapa pemeriksaan sangat sukar dipahami dan bahkan mungkin terlihat tidak ada hubungannya dengan sistem pernafasan.

Misalnya, perubahan pada bentuk kuku di tangan dapat menjadi petunjuk sangat rendahnya kadar oksigen dalam darah. Temuan dari pemeriksaan fisik ini dapat merupakan tanda dari sejumlah penyakit yang harus dibedakan satu sama lain.

Setelah memperoleh riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan, dokter harus membuat daftar kemungkinan diagnosis, yang mungkin merupakan penyebab dari gangguan yang dialami. Daftar tersebut disebut dengan "diagnosis banding". Kadang-kadang daftar itu hanya singkat dan sederhana, namun di lain waktu daftar tersebut mungkin sangat panjang dan kompleks.

Jadi jangan heran kalau dokter anda mengatakan penyakit anak anda mungkin demam tifoid atau mungkin demam berdarah, atau mungkin juga malaria. Dan mungkin ini....mungkin itu... dan seterusnya. Bukan berarti dokter anda tersebut bodoh dan dokter yang bisa langsung mengatakan bahwa anak anda menderita malaria itu pintar.

Kadang-kadang dibutuhkan informasi lebih banyak
Meskipun riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik saja sudah cukup menjelaskan, kadang-kadang dibutuhkan informasi lebih banyak untuk benar-benar mengetahui apa yang sedang terjadi. Walaupun banyak pemeriksaan yang jarang diperlukan, terdapat kira-kira ratusan jenis pemeriksaan laboratorium yang dapat diminta, misalnya: pemeriksaan sinar-x, pemindaian CT, USG dan sebagainya.

Para dokter akan memutuskan jenis pemeriksaan yang diperlukan untuk meyakinkan mereka dalam membuat keputusan, dan nantinya akan berpengaruh pada bentuk pengobatan. Pemeriksaan-pemeriksaan ini mungkin memerlukan 'biaya' berupa uang, waktu, rasa sakit dan rasa cemas.

Kadang sebuah pemeriksaan saja tidak mencukupi untuk mengungkap suatu penyakit, namun kadang satu pemeriksaan saja sudah mencukupi. Ada kalanya, tanpa disengaja, sebuah pemeriksaan juga dapat menemukan adanya suatu penyakit yang sebelumnya tidak dirasakan.

Pada banyak kasus, pemeriksaan yang tepat dapat menolong seorang dokter dalam menentukan diagnosa. Pemeriksaan laboratorium merupakan bagian dari sumber informasi yang akan dipertimbangkan oleh seorang dokter

Demikianlah Kenapa Dokter Meminta Pemeriksaan Ke Laboratorium ? Artikel Review Dari kuakap.com,  Luangkan Waktu Anda Juga Untuk Baca Postingan yang lain Yaitu 10 Olahraga ini Lagi Trend Dan Di Gemari Perempuan / Wanita Karir Berita kompas Pemeriksaan Laboratorium Yang Ditanggung BPJS Kesehatan web sheath
Title : Kenapa Dokter Meminta Pemeriksaan Ke Laboratorium ?
Posted by : Risky Adiru Rating 5 Star Published : 2016-08-04T12:33:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...