Minggu, 05 Juni 2016

KUAKAP.COM -Pengertian dan definisi secara umum Tuberkulosis (TBC) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh kuman yang pertumbuhannya lambat. Tuberkulosis biasanya menyebabkan infeksi pada paru-paru. Namun hampir setiap bagian tubuh bisa terinfeksi oleh kuman TBC.

Jika sudah terkena penyakit itu, lalu Kapan sebaiknya seorang anak diperiksa? Seorang dokter anak biasanya akan menentukan seberapa sering tes kulit ini perlu dilakukan. Seorang anak yang berisiko tinggi mengidap TBC sebaiknya diperiksa setiap tahun.

Seorang anak bisa dianggap berisiko tinggi bila :
  • Anak tersebut pernah melakukan kontak dengan orang-orang yang diketahui atau dicurigai mengidap TBC.
  • Anak tersebut memiliki kondisi imunosupresi terhambatnya daya imunitas atau terinfeksi oleh HIV. 
  • Anak tersebut bisa mengidap penyakit seperti kanker, diabetes, gagal ginjal dan mengalami kekurangan gizi.
Vaksin Dan Cara Test Tuberkulosis ( TBC ) Pada Anak
Bagaimana cara tes ini dilakukan?

Di masa lalu, tes ini dilakukan dengan cara Multiple Puncture. Namun cara ini tidak selalu bisa diandalkan dalam mendeteksi seorang anak yang terinfeksi kuman TBC karena sering memberikan hasil negatif palsu. Terkadang cara ini malah memberikan hasil positif meskipun seorang anak sebenarnya tidak terinfeksi (hasil positif palsu).

Suatu cara yang berbeda, yaitu tes Mantoux, adalah tes kulit yang paling akurat. Tes ini dilakukan dengan menyuntik sejumlah kecil protein kuman TBC pada lapisan kulit bagian atas anak anda. Suntikan ini tidak akan menyakiti anak anda. Hasil tes Mantoux lebih bisa diandalkan ketimbang cara Multiple Puncture. Namun sama seperti tes TBC manapun, tes ini terkadang juga memberikan hasil positif atau negatif palsu.

Dokter akan meminta anda untuk mengamati daerah kulit yang disuntik selama 48 hingga 72 jam kemudian. Atau dokter akan meminta anak anda kembali lagi untuk diperiksa. Sebagian besar anak yang terinfeksi kuman TBC (lebih kurang 6 minggu sebelum tes dilakukan), akan memberikan hasil meluasnya daerah penyuntikan yang mengeras dan berwarna kemerahan.

Terkadang hasil tersebut baru akan terlihat lebih dari 72 jam setelah tes mantoux dilakukan. Beritahu dokter anak anda jika muncul tanda-tanda tersebut. Dokter akan memutuskan apakah kemerahan tersebut merupakan tanda adanya infeksi TBC atau merupakan tanda infeksi yang lain.

Pada awal tahun depan, suatu vaksin baru dan sudah terbukti melawan TBC (tuberkulosis) mungkin akan siap digunakan dalam pengujian pada manusia.

Vaksin tersebut dibuat berdasarkan sebuah formula yang berusia hampir seabad, yang secara dramatis lebih baik dan melindungi semua kelinci percobaan terhadap penyakit. Dan perbedaan antara kelinci percobaan yang divaksinasi dan tidak, sangatlah jelas, demikian diungkapkan kepala penelitian Dr. Marcus Horwitz, seorang dosen di University of California Los Angeles.

Bakteri penyebab tuberkulosis telah menulari 2 milyar orang di seluruh dunia. Bakteri tersebut menjalar dengan cepat dan dapat ditularkan melalui bersin atau bahkan menghirup debu yang terinfeksi. TBC, yang merupakan pembunuh terbesar dari jenis penyakit infeksi, telah membunuh 2 juta orang setiap tahunnya di seluruh dunia, demikian yang dilaporkan Horwitz dalam penemuan timnya yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Science.

Baru-baru ini AIDS melampaui TBC, setelah membunuh 3 juta orang pada tahun 1999, tapi banyak korban AIDS sebenarnya meninggal akibat tuberkulosis kerena lemahnya sistim kekebalan tubuh mereka.

Vaksin BCG yang pernah dibuat antara tahun 1906 dan tahun 1919 dari Mycobacterium bovis bacilli yang diperlemah, telah diberikan pada lebih dari 3 milyar dosis kepada masyarakat di seluruh dunia, tapi hanya sekitar 50% efektif.

Horwitz dan tim-nya memulai dengan mengeluarkan 2 jenis vaksin BCG, dan menambahkan suatu protein yang mereka kira dapat bekerja, berdasarkan penelitian sebelumnya.

Ia mengatakan bahwa vaksin tersebut murah dan mudah untuk diberikan, biaya pembuatannya hanya beberapa sen dollar per dosisnya. Ia mengatakan UCLA sedang bernegosiasi dengan perusahan-perusahaan farmasi.

Sedikit kabar buruk mungkin vaksin tersebut tidak bisa dipergunakan bagi orang dengan HIV. Bila diberikan, dapat menimbulkan penyakit pada pasien yang memiliki masalah kekebalan tubuh. Pasien-pasien AIDS yang menerima vaksin tersebut harus dipantau secara teliti untuk memastikan mereka tidak mendapat penyakit dari vaksin itu sendiri.

Demikianlah Vaksin Dan Cara Test Tuberkulosis ( TBC ) Pada Anak Artikel Review Dari kuakap.com, Semoga Tentang Ulasan Singkat Sederhana ini Dapat Berguna Dan Ada Manfaat Untuk Kita Semua, Sekian Terimakasih, Luangkan Waktu Anda Juga Untuk Baca Postingan Sebelumnya Yaitu inilah Proses Penyakit TBC Bisa Menular Ke Orang Lain tuberkulosis kutis verukosa
Title : Vaksin Dan Cara Test Tuberkulosis ( TBC ) Pada Anak
Posted by : Rajah Rafael Rating 5 Star Published : 2016-06-05T23:45:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...