Senin, 04 April 2016

KUAKAP.COM -  masalah epilepsi sangat meresahkan orang tua, karena penyakit ayan pada anak sering disebut sebagai penyakit turunan dan tentunya akibat epilepsi pada anak dan bayi bisa dibawa sampai akhir hidupnya, dan tentunya akan menghambat segala cita-citanya

Anak kena epilepsi? Tak jarang banyak orangtua yang frustasi begitu mengetahui anak mereka mengidap epilepsi atau kita lazim menyebutnya ayan, Bayangan kejang-kejang mendadak yang menakutkan dan masa depan suram langsung berkelebatan, Meski tak ada pengobatan yang benar-benar menyembuhkan epilepsi dengan bantuan pengobatan yang benar sekitar 80% anak-anak yang mengidap penyakit ini mampu hidup normal.
Bagaimana Pengobatan Penyakit Epilepsi Pada Anak Yang Paling Baik?

"Kita tak punya obat untuk menyembuhkan epilepsi dan malangnya terapi serangan mendadak praktis tak ada. Cuma ada cara bagaimana mengelola serangan itu" kata William R. Turk MD Seorang Dokter Kepala Divisi Neurology di  Nemours Children's' Clinic Jacksonville Florida. "Tapi pada anak tetap ada peluang. Jika orangtua dapat memberikan pengobatan tepat serangan mendadak mungkin bisa dienyahkan."

Sekitar 400.000 anak di AS mengidap epilepsi dan mereka dapat mengendalikan serangan mendadak itu serta mampu hidup normal.

Lalu bagaimana jika anak kena serangan mendadak? Biasanya serangan ini berlangsung amat cepat dan Anda tak punya cukup banyak waktu untuk berbuat sesuatu. Peristiwa kejang-kejang dengan mulut mengeluarkan busa seringkali menjadi momen yang mencekam--bahkan menakutkan. Tapi sebagai orangtua Anda harus sigap jika serangan itu sewaktu-waktu datang.

 Bagaimana cara Tepat Pengobatanya?

- Hindarkan anak dari benda-benda berbahaya yang berpotensi melukai dirinya
- Kendorkan pakaian di area leher termasuk ikat pinggang
- Taruh bantal atau sesuatu yang lembut di bawah kepala
- Baringkan dia menghadap ke satu sisi

Kapan Sebaiknya memanggil ambulans?

- Jika anak terluka selama mendapat serangan mendadak
- Anak mungkin menelan air/cairan
- Serangan berlangsung lebih lama dari lima menit

Hal yang tak boleh dilakukan selama anak mendapat serangan:

- Meletakkan benda di mulutnya. Jika anak mungkin menggigit lidahnya selama serangan mendadak menyisipkan  benda di mulutnya kemungkinan tak banyak membantu. Anda malah mungkin tergigit atau parahnya tangan Anda malah mematahkan gigi si anak.

- Mencoba membaringkan anak. Orang bahkan anak-anak secara ajaib memiliki kekuatan otot yang luar biasa selama mendapat serangan mendadak. Mencoba membaringkan si anak ke lantai bukan hal mudah dan tidak baik juga.

- Berupaya menyadarkan si anak dengan bantuan pernapasan mulut ke mulut selama dia mendapat serangan mendadak kecuali serangan itu berakhir. Jika serangan berakhir segera berikan alat bantu pernapasan dari mulut ke mulut  jika si anak tak bernapas.

- Hal yang tak boleh dilupakan adalah: Selalu menuliskan nomer-nomer darurat seperti rumah sakit atau dokter di tempat yang mudah dijangkau. Jika si anak mendapat serangan mendadak dan butuh pertolongan segera Anda tak kalang kabut lagi mencarinya.

Berikut ini Bagaimana Pertolongan Pertama Pada Kejang Epilepsi yang kami kutip dari caramenyembuhkanepilepsi.wordpress.com

  • Jangan panik apabila menemukan seseorang di sekitar Anda yang menderita epilepsi mengalami kejang. Berikut ini adalah pertolongan pertama yang harus dilakukan bila seseorang di dekat Anda mengalami kejang.
  • Jangan panik utamakan keselamatan dan bertindak tenang. Pindahkan barang-barang berbahaya yang ada di dekat penderita. Jangan pindahkan penderita kecuali berada dalam bahaya. Longgarkan kerah kemeja atau ikat pinggang untuk memudahkan pernafasan.
  • Jangan masukkan apapun ke mulut penderita atau benda keras di antara gigi karena benda tersebut dapat melukainya.
  • Bila penderita epilepsi muntah-muntah atau mengeluarkan banyak liur miringkan kepala pasien ke salah satu sisi.
  • Observasi kondisi kejang. Perhatikan keadaan kesadaran warna wajah posisi mata pergerakan keempat anggota gerak dan suhu tubuh waktu saat kejang mulai dan berakhir serta lamanya kejang.
  • Tetap di samping penderita sampai keadaan pulih sepenuhnya. Bila setelah kejang berakhir tidak ada keluhan atau kelemahan maka penderita epilepsi tersebut dapat dikatakan telah pulih. Namun bila mengalami sakit kepala terlihat kosong atau mengantuk biarkan pasien melanjutkan istirahatnya. Jangan mencoba memberi stimulasi pada pasien jika keadaan pasien belum sepenuhnya sadar.
  • Obat supositoria (0bat yang pemakaiannya dengan cara memasukkan melalui lubang/celah pada tubuh umumnya melalui rectum/ 4nus) dapat diberikan untuk menghentikan kejang.

Demikianlah Materi Artikel Bagaimana Pengobatan Penyakit Epilepsi Pada Anak Yang Paling Baik? Review Dari www.kuakap.com, Semoga Tentang Ulasan Singkat Sederhana ini Dapat Berguna Dan Ada Manfaat Untuk Kita Semua, Sekian Terimakasih, Luangkan Waktu Anda Juga Untuk Baca Postingan Sebelumnya Yaitu Tips Penanganan Dan Mengobati Sakit Diare Pada Anak Bayi
Title : Bagaimana Pengobatan Penyakit Epilepsi Pada Anak Yang Paling Baik?
Posted by : Ena Riskina Rating 5 Star Published : 2016-04-04T21:41:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...