Sabtu, 28 November 2015

KUAKAP.COM - Dampak Bahaya Penyakit Difteri pada Anak Yang Harus Di Kenali Ciri Dan Gejalanya - Pemberian immunisasi wajib ketika bayi berusia antara 1-12 bulan yang dicanangkan oleh Departemen Kesehatan, sebenarnya merupakan suatu keharusan yang wajib dilaksanakan oleh orangtua bayi sehubungan dengan kemungkinan timbulnya serangan penyakit berbahaya yang dapat mengancam kelangsungan hidup bayi dan balita, seperti serangan difteri pada anak.

Walaupun pemberian vaksinasi ini bisa didapatkan secara gratis, namun terkadang orangtua enggan melakukan vaksinasi kepada bayinya karena efek samping yang ditimbulkan oleh tindakan vaksinasi ini, seperti timbulnya demam dan panas pada bayi.

Dampak Bahaya Penyakit DIFTERI pada Anak Yang Harus Di Kenali Ciri Dan Gejalanya
Namun demikian, apabila orangtua menyadari dengan benar apa saja dampak bahaya difteri pada anak dan balita, pastinya keengganan untuk melakukan vaksinasi kepada bayi akan hilang. Apa saja jenis dan macam dampak bahaya yang dapat ditimbulkan akibat serangan difteri pada anak?

Berikut ini adalah beberapa jenis dan macam dampak bahaya difteri pada anak yang admin kutip dari berbagai sumber:

Gagal nafas. Menurut salah seorang praktisi medis yang berdinas di sebuah rumah sakit di Jawa Timur, dikatakan bahwa gagal napas pada anak penderita difteri ini disebabkan terjadinya gangguan pada saluran pernapasan yang dipicu oleh terhalangnya saluran napas oleh aktifitas bakteri yang membentuk selaput berwarna abu-abu. Terhalangnya saluran napas ini menyebabkan tarikan napas untuk mengambil oksigen menjadi berat dan bisa saja terjadi gagal napas yang berujung pada kematian.

Gangguan jantung. Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa bakteri penyebab difteri ini mungkin saja bermigrasi hingga mencapai daerah jantung. Apabila ini terjadi, maka pembentukan selaput bakteri ini akan mengganggu kinerja jantung dalam memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

Bull neck. Terjadinya bullneck atau pembesaran kelenjar bening pada area leher, pada akhirnya dapat memicu timbulnya rasa enggan mengkonsumsi makanan atau minuman, sehingga asupan nutrisi makanan harian akan terganggu. Terganggunya asupan nutrisi makanan ini pada akhirnya bisa memicu terjadinya gangguan tumbuh kembang pada anak. Selain itu, pembengkakan pada leher ini bisa saja berkembang ke arah gangguan pernapasan akut yang memicu terjadinya henti napas.

Demikianlah beberapa jenis dan macam dampak bahaya difteri pada anak yang sebaiknya perlu diperhatikan dengan seksama oleh orangtua. Menyadari betapa pentingnya tindakan vaksinasi pada bayi dan balita agar tidak terjadi gangguan kesehatan yang dapat mengancam keselamatan jiwa, maka akan lebih baik apabila jadwal imunisasi dan vaksinasi anak diperhatikan dengan seksama. Semoga bermanfaat. baca juga postingan artikel sebelumnya yaitu Cara Mencegah Flu Singapura Pada Anak Dengan Cepat Dan Ampuh
Title : Dampak Bahaya Penyakit DIFTERI pada Anak Yang Harus Di Kenali Ciri Dan Gejalanya
Posted by : kyu enda Rating 5 Star Published : 2015-11-28T03:44:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...