Selasa, 27 Oktober 2015

Pelaut Online - Cara Memasuki Ruang Tertutup / Berbahaya Kapal, Enclosed  Space ialah  suatu  tempat  atau  ruangan  yang  terbatas dimana ruangan tidak mendapatkan ventilasi secara terus menerus sehingga udara dalam ruang tersebut berbahaya bagi jiwa manusia. Hal ini disebabkan adanya gas hydrocarbon, gas beracun, serta kurangnya kadar oksigen yang dikandung.

Prosedur untuk Masuk Keruangan  yang dianggap bisa membahayakan jiwa,maka perlu ada cara Agar Aman ( safety zone ) tentu ada aturan mainya, jangan asal anda masuk, karena ini akan sangat fatal akibatnya.bisa-bisa kecelakaan yang tidak terduga pasti bisa terjadi datang.

Cara Memasuki Ruang Tertutup / Berbahaya Kapal
source credit gambar pixabay.com

Ruang yang termasuk Enclose Space yaitu :

-Cargo tank
-Ballast tank
-Fuel tank
-Water tank
-Lubricating Oil tank
-Slop tank
-Sewage tank
-Cofferdam
-Void space
-Inert gas scrubbers,water seals
-Boiler
-Main Engine Crankcase
-Ceruk Rantai.

Udara yang Berbahaya.

Sumber atau penyebab adanya udara berbahaya pada Enclosed Space, antara lain :
1.Udara yang terkontaminasi Vapour (gas) organik seperti : Bau/ aroma   hydrocarbon, benzena.
2.Udara yang terkontaminasi Hydrogen Sulphide seperti : residu dari inert gas.
3.Udara yang terkontaminasi partikel-partikel dari Asberton, proses pengelasan, dan proses pengecatan.
4.Kurangnya oksigen disebabkan oleh proses oksidasi atau proses terjadinya karat, aliran inert gas atau aktifitas mikrobiologis ( sewage tank, proses penghancuran kotoran manusia )

Gas Hydrocarbon

Selama mengangkut dan setelah membongkar minyak bumi, aliran gas hydrocarbon harus selalu diwaspadai masuk kedalam Enclosed Space, dengan alasan sebagai berikut :
-Adanya aliran kebocoran menuju pump rooms, cofferdams dan permanents ballast.
-Adanya residu cargo yang tertinggal di tanki ,pipa-pipa ballast setelah pembersihan tanki (Cleaning tank).
-Pada tanki yang dinyatakan bebas gas (gas free), kemungkinan masih adanya gas hydrocarbon karena penambahan temperatur (panas)

Kurangnya Oksigen

Pada enclosed spaces harus selalu diwaspadai adanya kekurangan oksigen. Khususnya pada tempat-tempat yang berisi air, tempat yang lembab maupun tempat yang berhubungan dengan inert gas.

Gas-gas berbahaya lainnya adalah semua gas yang beracun seperti benzena atau hydrogen.

Test Atmosphere sebelum masuk tanki.

Masuk ke Enclosed Space hanya diperbolehkan dan dibenarkan apabila tanki dan kompartement tersebut.  telah dilakukan test Atmosfer sebelumnya. Test yang dilakukan menggunakan  alat yang sudah dikalibrasi dengan benar.

Hal – hal pokok yang perlu diperhatikan dalam menggunakan alat test Atmosfer  adalah sebagai berikut :
1.Alat – alat sesuai persyaratan yang digunakan test Atmosfere. (misalnya : O2 Analizer, Utilising dectector tube, Combustable   Detector)

2.Alat – alat yang disetujui / di akui Class.

3.Alat  alat yang secara rutin dipelihara, dikalibrasi dengan gas – gas standard yang ditentukan.(misalnya :  N2 untuk kalibrasi O2 Analizer  dan Butane 50% untuk kalibrasi Combustable Detector)

Setiap mengadakan pemeliharaan, kalibrasi harus dilakukan dan dicatat dalam periode tertentu. Kalibrasi dan test harus dilakukan oleh orang yang terlatih, mampu menggunakan alat tersebut, dapat dengan tepat membaca peralatan tersebut.Biasanya test atmosfer dilakukan dari deck utama, maka ventilasi harus dihentikan paling sedikit 10 menit sebelum  test dilakukan . Kemudian kedalaman test harus dilakukan secara variasi dari semua tempat yang memungkinkan untuk mengambil test atmosfer. 

Kembali munculnya gas hydrocarbon harus terus diwaspadai, perwira yang bertugas terus menerus mendeteksi adanya gas tersebut. Monitor konsentrasi oksigen dan gas – gas racun lainnya. Alat ini akan memberikan tanda alarm bila konsentrasi gas didalam tanki meningkat.

Konsentrasi gas yang diijinkan
a.Gas hydrocarbon  1% < LFC %
b.Gas benzene, Hydrogen Sulphine dan gas racun lain
c.Oksigen 21% by volume

Keadaan untuk masuk Enclosed Space

Ijin masuk (Entry Permitted) Enclosed Space harus dibuat oleh perwira yang berkompeten sebelum orang masuk kedalam tanki. Ijin masuk harus dipasang secara jelas untuk memberikan perhatian ketika orang akan masuk ke tanki Enclosed Space atau daerah terbatas lainnya. Ijin masuk (Entry Permitted) harus dibuat lagi, jika ventilasi berhenti .

Prosedur Masuk      
               
1.Tidak ada seorangpun masuk ke Cargo Tank, Coferdam, Double Bottom atau Enclosed Space lain sebelum diterbitkan atau dibuat ijin masuk (Entry Permitted) oleh perwira yang bertanggung jawab.
2.Kadar oksigen ditangki 21% by volume.
3.Konsentrasi gas hydrocarbon tidak lebih 1% dari LFL (Limite Flamble Lower) dan kadar gas – gas racun lainnya 
4.Ventilasi harus bekerja secara baik dan terus menerus
5.Life lines (tali penolong) dan harnesses ada disekitar tanki dan siap digunakan
6.Breathing  Apparatus  dan  alat-alat  Bantu pernafasan lainnya harus siap digunakan
7.Bila memungkinkan ada jalur alternatif untuk keluar dalam keadaan darurat. 
8.Anggota lain ada disekitar Enclosed Space untuk memonitor orang yang didalam tanki dan selalu mengadakan komunikasi dari dalam tangki ke officer jaga atau sebaliknya.

Alat – Alat Bantu Pernafasan

Alat – alat bantu pernafasan ini digunakan dalam keadaan darurat didalam tanki, apabila diketahui tanki tersebut terdapat racun dan kurang Oksigen yang dapat mengancam keselamatan jiwa pekerja didalam tanki.

Breathing Apparatus

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan B.A.
1.Periksa tekanan botol sebelum digunakan .
2.Periksa alarm low pressure bekerja dengan baik sebelum digunakan.
3.Periksa masker tidak ada kebocoran kedap, tidak ada aliran udara masuk.
4.Selama penggunaan B.A terus monitor tekanan botol sisa udara .
5.Bila alarm pressure berbunyi segera tinggalkan tanki.

Air line Breathing Apparatus  

Alat  ini dibuat dimana masker langsung dihubungkan kebotol Compressor sehingga alat ini bekerja lebih lama dibandingkan alat pernafasan lain. Jika dikapal mengunakan alat ini filter udara harus bekerja dengan baik dan ada cukup alat untuk memonitor.
Selang dipasang pada sabuk untuk mencegah agar selang tidak terlepas dari masker.

Ketika menggunakan alat ini yang harus diperhatikan :

1.Periksa dan yakinkan masker kedap, tidak ada kerusakan. .
2.Periksa tekanan botol sebelum digunakan .
3.Periksa low Pressure alarm sebelum dugunakan. .
4.Hindari kerusakan selang dari benda – benda tajam dan penghalang.
5.Yakinkan panjang selang tidak lebih 90 m.

itulah ulasan singkat tentang Bagaimana cara Aman Masuk ruangan bahaya, semoga beruna dan bernfaat untuk kita, sekian dan terimakasih, baca juga post sebelumnya yaitu Cara Mengatur Muatan (Stowage Plan)
Title : Cara Memasuki Ruang Tertutup / Berbahaya Kapal
Posted by : Risky Adiru Rating 5 Star Published : 2015-10-27T01:30:00+07:00
loading...
 
Blogger Designed by IVYthemes | MKR Site
loading...